SEBUAH PENGALAMAN PETANI PADI MENGGUNAKAN ” HORMON HANTU” : PRODUKSI 14 TON / HA

Posted on Updated on

Banyak tekhnologi yang bisa digunakan untuk meningkatkan produksi padi. di antaranya adalah tekhnologi yang diterapkan Pak Tanto. Dengan tekhnologinya itu, ia berhasil meningkatkan hasil penen dari yang biasanya 8 ton /ha menjadi 14 ton / ha.

Peningkatan produksi sebesar itu ia capai dengan menerapkan tekhnologi organik dengan menggunakan…………..

pupuk kandang, kotoran kelelawar dan penggunaan Hormon “Hantu” (Hormon Tanaman Unggul ).

Langkah langkah yang dilakukan Pak Tanto dalam budidaya padi organik yakni pertama :

Lngkah pertama sebarkan pupuk kandang kandang yang sudah di fermentasi , kemudian di semprot Hormon “Hantu” dengan dosis 5 tutup / tangki 14 liter air selama 1 hari 1 malam, kemudian ditiriskan.

Langkah kedua, batang padi yang sudah dipanen direbahkan semua, kemudian tebarkan pupuk kandang sebanyak 1,3 ton / ha yang sudah difermentasi dan kotoran kelelawar sebanyak 0,5 ton / ha. Selanjutnya sawah dibajak. Setelah pembajakan selesai, alirkan air pada lahan dan tanah dibiarkan selama 25-30 hari, kemudian tanah diratakan dan lahan siap ditanami.

Langkah ketiga saat bibit padi berumur 20 hari, tanamlah bibit padi tersebut dengan jarak 20cm. Pemupukan menggunakan Hormon “Hantu” dilakukan dengan interval 10 hari sekali untuk bulan pertama dengan dosis 5 tutup/ 14 liter. pada bulan berikutnya pemupukan dilakukan dengan interval 15 hari sekalidengan dosis yang sama.

Pada saat padi mulai bunting dipupuk dengan Hormon “Hantu”  dosisnya 7 tutup / 14 liter air. Pada saat pembungaan, pemupukan dihentikan dan dilanjutkan kembali pada saat buah padi isi susu / pucuk kuning dengan dosis  2 tutup / tangki 14 liter yang sama, setelah pemupukan selesai tinggal menunggu panen.

Hasil panen padi yang telah menggunakan Hormon ” Hantu ” lebih padat dan berbobot. Pemupukan dilakukan dengan penyemprotan sistem kabut / embun sebelum jam 10 pagi dan setelah jam 3 sore, ketika stomata terbuka

7 thoughts on “SEBUAH PENGALAMAN PETANI PADI MENGGUNAKAN ” HORMON HANTU” : PRODUKSI 14 TON / HA

    Irwan latahzan said:
    02/14/2012 pukul 8:21 AM

    masih mengunakan pupuk kimia tidak pak?

      sunarsa responded:
      03/28/2013 pukul 5:02 AM

      pupuk kimia hanya sebagai pemicu saja, kalo bisa dihindari pemakaian urea dsb , karena memandulkan tanah ganti sama pupuk kandang atau kompos dan poc organik

      jinangsunarsa responded:
      07/21/2013 pukul 2:08 AM

      Sudah tidak menggunakan pupuk kimia.Kecuali peralihan dari lahan kimia ke organik memakai pupuk kimia 25 % sebagai pemicu awal. Selanjutnya . 100 % organik.. Asli lho..🙂

    Vicki Aja said:
    01/13/2013 pukul 3:28 AM

    saya mau tnxa mas klau sdh pkai pupuk hantu pada tanaman padi pa masih perlu pupuk tambahan sept; urea, za, kcl dan lainx. mohon pencerahannx trimakasih mas.

      sunarsa responded:
      03/28/2013 pukul 4:38 AM

      pupuk organik cair hantu ( zpt, NPK jg tani ) sebagai penggnti pupuk kimia ( urea , za dll ) klo mau diberi hanya 50% pupuk kimia bertahap akhirnya pada periode selanjutnya tidak usah sama sekali , pupuk oranik berpungsi jg untuk memperbaiki unsur hara tanah ( meyuburkan tanah )

    Anggota tani said:
    08/06/2013 pukul 6:10 AM

    Pak..pupuk npk hantu apa bisa jga di gunakan pada tanaman kakao/coklat..?
    mohon penjelasannya.

      jinangsunarsa responded:
      08/23/2013 pukul 3:23 PM

      terima kasih telah mengunjungi bolg saya :
      NPK hantu bisa untuk semua tanaman , termasuk kakao / coklat untuk lebih jelasnya bisa sms 0813.2281.5219 ( jarang OL )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s