Tanaman jagung ala jimmy hantu

Posted on Updated on

jagung hantuBUDI DAYA JAGUNG ALA JIMMY HANTU 150
20 Februari 2012 pukul 13:43

PEMAHAMAN DASAR NPK dan JENIS-JENIS PUPUK LAINNYA

Pemahaman pupuk dan jenis-jenisnya yang dibutuhkan oleh tanaman bisa dijabarkan menjadi tiga kelompok utama.

NPK yang kepanjangannya adalah Nitrogen, Posphor dan Kalium adalah unsur-unsur hara utama yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh sehat, subur dan produktif. Kekurangan elemen NPK ini menyebabkan tanaman menjadi Kurang Gizi sehingga pertumbuhannya tersendat dan menjadi tidak produktif. Masing-masing unsur atau elemen dari NPK mepunyai fungsi sendiri di dalam pertumbuhan tanaman seperti dirincikan di bawah ini:

N atau Nitrogen berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif yang membuat daun kenjadi hijau dan pertumbuhan chlorophyll menjadi meningkat.
P atau Posphor atau Posphat berfungsi kepada tegarnya batang tanaman dan tumbuhnya akar yang kuat untuk bertahan dari terpaan cuaca sehingga tanaman tidak roboh atau patah.
K atau Kalium atau oleh orang Amerika disebut Potassium berfungsi sebagai elemen yang menyebabkan tumbuhnya bunga dan buah.

Pengepakan NPK biasanya selalu mencantumkan dosis dari masing-masing elemen NPK tersebut. 10-10-10 berarti kadar N, P dan K masing-masing 10%, begitu juga dengan 10-15-5.

NPK adalah elemen pupuk utama atau disebut juga pupuk Makro. NPK ini banyak tersedia di Alam dalam pelbagai bentuk antara lain: Kompos, Kotoran hewan yang sudah “adem”, serasah, Urine sapi, kencing kelinci difermentasi. Daun-daunan busuk, kedebog pisang, pupuk-pupuk hijau yang dibuat dari daun lamtoro, daun Gamal, daun Dadap . . . yang kaya akan unsure Nitrogen. Kita ingat Nitrogen bermanfaat untuk pertumbuhan vegetatif tanaman maka pupuk-pupuk daun ini menjadi penyedia terbesar untuk bahan baku Pupuk Nitrogen maupun penyedia bahan untuk pupuk Posphor dan Kalium . Kebanyakan dalam memberikan jumlah dosis yang diperlukan tanaman akan membuat tanaman menjadi terbakar karena terjadinya proses “reverse osmosis” atau osmosis terbalik di mana pupuk yang terlalu banyak jumlahnya mulai menyedot kadar air dari tubuh tanaman yang menyebabkan tanaman menjadi kering dan mati.

Di samping NPK sebagai makanan utama atau yang kita kenal sebagai pupuk makro, kita juga mengenal tentang adanya pupuk-pupuk micro atau kerap disebut sebagai Elemen Mikro; di dalam kelompok ini kita mengenal beberapa elemen Mikro seperti: Cu (Tembaga), Bo (Boron), Mn (Mangan), Mg (Magnesium), Zn (Seng), Fe (Besi), Al (Aluminum). Kalau Pupuk Makro itu kita bandingkan sebagai Makanan utama, maka pupuk atau elemen Mikro itu seperti vitamin dan mineral. Jumlah yang dibutuhkan oleh tanaman itu sangat sedikit. Kalau elemen ini tersedia terlalu banyak maka tanaman akan keracunan.

Hormon adalah elemen lain yang dibutuhkan tanaman untuk bisa bertumbuh sempurna. Selain Pupuk Makro dan Pupuk Mikro Hormon adalah elemen lain yang juga bermanfaat untuk merangsang dan menggalakkan pertumbuhan baik itu vegetatif maupun generative, kita juga mengenal Hormon yang merupakan zat perangsang tumbuh (ZPT)tanaman. Untuk kelompok hormone kita kenal ada Auxin yang merangsang pertumbuhan akar, ada Cytokinin yang merangsang pertumbuhan batang dan daun dan Gibrellin yang merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Kadar hormone yang dibutuhkan oleh tanaman jumlahnya juga sangat kecil, jumlahnya hanya part per million (Ppm) Kebanyakan hormon di dalam tubuh tanaman juga bisa berefek negative terhadap tanaman.

Di bawah ini saya ringkaskan elemen-elemen pupuk dan hormon yang dibutuhkan oleh tanaman, masing-masing elemen ini bisa dihasilkan secara alami maupun secara sintetis oleh pabrik.

Pupuk Makro

Pupuk Mikro

Hormon

Nitrogen, Posphor dan Kalium

Cu (Tembaga), Bo (Boron), Mn (Mangan), Mg (Magnesium), Zn (Seng), Fe (Besi), Al (Aluminum)

Auxin yang merangsang pertumbuhan akar, Cytokinin yang merangsang pertumbuhan batang dan daun dan Gibrellin yang merangsang pertumbuhan bunga dan buah

Elemen-elemen Pupuk Makro, pupuk Micro dan hormon yang dihasilkan secara alami ini biasanya bersifat slow release atau melepas elemen-elemen mereka secara perlahan-lahan sehingga memberikan waktu kepada tanaman untuk menyesuaikan diri. Sedangkan bahan- bahan yang sintetis buatan pabrik bisa berdampak negative karena sifatnya yang serba instant dan fast release.

TEKNIK BUDIDAYA JAGUNG DENGAN TEKNOLOGI JIMMY HANTU 150

A. PEMILIHAN VARIETAS UNGGUL,BERMUTU DAN BERLABEL
1. Kebutuhan benih : 20-30 kg/ha
Pilih varietas yang paling sesuai dengan agroekosistem setempat dan berdaya hasil tinggi.
Tingkat kemurnian daya tumbuh yang tinggi > 85 %,identitas varietas jelas,vigor baik,sehat dan bernas. Pada umumnya,benih bermutu ditunjukkan dengan berlabel.
B. PENGOLAHAN LAHAN
Pengolahan lahan sempurna yaitu dilakukan hingga diperoleh struktur tanah yang remah dan kemudian diratakan.
Gulma atau sisa tanaman harus dibersihkan pada saat atau sesudah pengolahan lahan.
Buat saluran drainase dengan jarak 70-100 Cm dengan lebar dan kedalaman 10-30 cm.Dengan saluran drainase yang baik akan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik.
Saluran drainase dibuat untuk membuang kelebihan air agar tidak menggenang atau untuk saluran air irigasi.
Berikan pupuk dasar sebelum tanam dengan pupuk kompos 1000 kg dan Berikan ZPT hormon hantu (masa pertumbuhan) dengan dosis 4 cc/liter air. (semprotkan kabut pada tanahnya).

C. PENANAMAN
Benih jagung rendam terlebih dahulu dengan larutan ZPT Hantu 1 Masa Pertumbuhan) 2 cc/lt selama 5-10 menit.
Tanam menggunakan tugal

No Cara dan jarak tanam Populasi (ha)

1 Tegel 20 cm x 20 cm 250.000

2 Tegel 20 cm x 40 cm 125.000

Tanam 2 benih / lubang.
Setelah benih ditanam segera ditutup dengan tanah.

D. PEMELIHARAAN
Pemupukan

a.Pupuk susulan ke-1 pada umur 10 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

b.Pupuk susulan ke-2 pada umur 20 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

c.Pupuk susulan ke-3 pada umur 30 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

d.Pupuk susulan ke-4 pada umur 50 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

e.Pupuk susulan ke-5 pada umur 70 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

f. Pupuk susulan ke-6 dst dengan interval 20 hari sekali dengan dosis 2 cc/liter air air.

g. Aplikasi umur 0 – 1 bulan dengan ZPT Ratu Biogen 1 (masa pertumbuhan) Atau Hantu 1 Masa Pertumbuhan) Atau Hantu Langitan.

h. Aplikasi umur 1 bulan – panen dengan ZPT Ratu Biogen Atau Hantu Atau Hantu Langitan dioplos dengan NPK Jago Tani atau dioplos dengan Ratu Biogen 2 (masa pembuahan) atau Hantu 2 Masa Pembuahan).

Penyiangan Gulma

– Penyiangan gulma pada umumnya dilakukan dua kali yaitu umur 10-15 hst dan 40-45 hst.

– Penyiangan gulma ke-1 hendaknya diselesaikan sebelum tanaman berbunga dan pengendalian gulma sebaiknya dilakukan dengan secara manual bukan dengan zat yang dapat merusak ekosistem disekelilingnya.

Penyulaman

Penyulaman dimaksudkan untuk mengisi tanaman yang mati atau kurang baik pertumbuhannya, agar diperoleh populasi yang optimum. Penyulaman dilakukan sebanyak 1 kali, yaitu sekitar 1 minggu setelah tanam.

E. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
Identifikasi jenis dan tingkat populasi hama.
Identifikasi jenis penyakit :

– Cendawan

– Bakteri

– Virus

Menentukan tingkat kerusakan tanaman akibat serangan hama dan penyakit.
Mengusahakan tanaman sehat.
Penggunaan varietas tahan.
Pengendalian hayati ( penggunaan musuh alami/predator, pathogen antagonis ).
Menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian hama ulat grayak, penggerek batang.
Menggunakan pestisida nabati sebagai alternative akhir untuk mengendalikan hama berdasarkan hasil pengamatan.

F. PANEN

Pemanenan gabah yang ideal dilakukan bila :

Panen dilakukan apabila > 90 % polong telah masak atau kelobotnya sudah berwarna putih kecoklatan dan tidak meninggalkan bekas apabila ditekan menggunakan kuku.
Panen yang tepat sangat menentukan mutu yang dihasilkan.

KET : CARA APLIKASI YAITU SISTEM PENYEMPROTAN DENGAN PENGKABUTAN.

1 TUTUP BOTOL = 10 cc

sumber jimmy hantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s